Rey Rian Dwi Penulis Keren.

Cara Ternak Ayam Kampung

3 min read

Cara ternak ayam kampung

Berbeda dengan ayam petelur dan ayam pedaging, cara ternak ayam kampung relatif lebih mudah. Sesuai dengan namanya, jenis ayam ini memang banyak ditemukan di daerah desa atau perkampungan. Pakan yang diberikan pun masih menggunakan bahan alami tanpa bahan kimia. Menurut Nonaternak, potensi ayam kampung ini masih sangat besar.

Tidak hanya dagingnya, telur ayam kampung juga begitu banyak diminati masyarakat. Sebab dilihat dari segi kesehatan, jenis ayam ini dianggap lebih aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, cara ternak ayam kampung ini bisa menjadi peluang bisnis usaha yang menjanjikan untuk anda.Cara Ternak Ayam Kampung

Cara Ternak Ayam Kampung

Kualitas daging dan telur dari ayam kampung yang lebih sehat untuk dikonsumsi, membuat permintaan pasar semakin meningkat. Anda bisa memperoleh keuntungan yang besar dengan membangun bisnis ternak jenis ayam ini. Sebelum mulai menekuni bisnis ini, pahami terlebih dahulu cara ternak yang lebih efektif untuk memperoleh hasil yang optimal seperti di bawah ini.

1. Pemilihan Bibit Ayam

Cara ternak ayam kampung yang pertama adalah pemilihan bibit. Ketika anda membangun usaha ini, anda harus paham bagaimana cara budidaya ayam kampung yang efektif. Pertama-tama tetaskan telur atau carilah bibit ayam atau Day Old Chicken dari peternak ayam kampung lain.

Pastikan yang anda beli adalah bibit ayam kampung petelur unggulan yang memiliki produktivitas tinggi. Selain itu, bibit unggul akan memiliki kualitas pertumbuhan yang lebih cepat. Kemudian sesuaikan jumlah bibit dengan besar modal serta luas lahan atau kandang yang anda miliki.

2. Pembuatan Kandang Ayam Kampung

Cara budidaya ayam kampung selanjutnya siapkan kandang. Untuk ayam kampung, lebih cocok menggunakan model ren dan postal. Pada sistem ren memungkinkan ayam kampung lebih bebas bergerak dengan dua bagian kandang, yakni tempat berteduh dan area pengumbaran. Sedangkan cara budidaya ayam kampung petelur lebih cocok menggunakan model kandang baterai atau cage.

Pastikan membuat kandang ayam kampung petelur yang tidak dekat dengan keramaian atau pemukiman penduduk. Namun harus tetap memiliki akses jalan untuk transportasi. Hal ini agar lebih mudah saat akan mengangkut hasil panen.

Apabila anda membeli bibit ayam kampung petelur DOC, maka buatlah kandang model postal yang biasa digunakan untuk ayam pedaging. Namun jika anda membeli ayam kampung siap bertelur maka buatlah kandang model baterai. Sebab memang memiliki disain yang cocok untuk kandang ayam kampung petelur.

Kandang dibuat sedikit berjarak dengan tanah dan memiliki 3-4 tingkat di dalamnya. Bagian lantai kandang ayam kampung petelur dibuat miring, tujuannya agar telur ayam kampung akan menggelinding kedepan. Cara ternak ayam kampung tersebut merupakan antisipasi risiko telur pecah karena terinjak.

3. Pakan Ayam Kampung

Beternak ayam kampung yang baik dan benar adalah dengan memberi pakan ayam kampung menyesuaikan pada kebutuhan nutrisinya. Asupan yang diterima harus mengandung lemak, protein, mineral. Selain itu karbohidrat dan vitamin juga penting untuk menunjang tumbuh kembang ternak.

Karena pertumbuhan dasarnya lambat, agar lebih cepat besar dan gemuk perlu diberi tambahan vitamin ayam.

Kendati mudah didapatkan di pasaran, pakan ayam kampung relatif tinggi dan tidak sebanding dengan harga jual daging atau telurnya. Untuk menekan kerugian atas biaya pakan dari ayam kampung, memberikan pakan alternatif dari bahan yang tersedia di sekitar rumah. Seperti singkong, talas (umbi, tangkai, daun, maupun kombinasi ketiganya), dedak dan beras dolog.

4. Cara Ternak Ayam Kampung dengan Mempercepat Pertumbuhan

Terdapat banyak cara memelihara ayam kampung yang bisa anda lakukan. Salah satunya adalah dengan membiarkan ayam bebas tanpa harus memasukkannya ke dalam kandang. Cara memelihara ayam kampung seperti ini disebut juga sebagai umbaran atau mengumbar ayam. Anda hanya perlu membuatkan tempat berteduh atau bertelur ayam berupa kandang minimalis.

Cara memelihara ayam kampung diatas tentu hanya cocok di pedesaan dalam jumlah yang tidak terlalu besar. Sedangkan untuk usaha peternakan disarankan menggunakan sistem semi intensif. Dimana gerak ayam akan lebih terbatas, sehingga daging yang dihasilkan lebih banyak. Tentunya anda harus menyediakan kandang yang luas serta menyediakan pakan ternak lebih banyak.

Ternak ayam kampung relatif lebih mudah karena pakan berasal dari bahan alami disekitar rumah. Anda bisa memberikan pakan 2- 3 kali sehari menggunakan campuran air, dedak, serta sayuran seperti daun lamtoro atau pepaya. Kemudian selalu jaga kebersihan kandang agar ayam yang anda pelihara tidak mudah terserang berbagai penyakit.

Untuk ternak ayam kampung petelur, caranya sedikit berbeda pada pemberian pakannya. Sebab asupan makanannya disiapkan khusus untuk unggas petelur. Pakan bisa dari racikan anda sendiri maupun produk pabrik. Maksimalkan hasil produksi telur dengan pemberian pakan berprotein tinggi, tambahkan suplemen nutrisi dan vaksinasi rutin.

Pemberian pakan cukup dilakukan sehari dua kali yakni pada pagi dan sore hari. Selanjutnya atur jumlah ayam kampung petelur dalam kandang. Rasio ideal antara jantan dan adalah 1 : 6 betina dalam satu folknya.

5. Penyebab Kegagalan Cara Ternak Ayam Kampung

Kurangnya persiapan adalah salah satu hal yang menyebabkan kegagalan, seperti pengetahuan yang minim tentang unggas dan teknik beternak. Pengetahuan yang luas memungkinkan anda untuk mengetahui lebih awal atau mendeteksi penyakit pada ayam kampung. Tindakan pencegahan atau pengobatan terhadap penyakit tersebut dapat menekan risiko kegagalan.

Kemudian, kualitas pakan yang buruk juga menjadi penyebab kegagalan. Pakan yang tidak berkualitas akan membuat produktivtas ayam kampung terganggu. Sebab pakan ayam harus mengandung energi, nutrisi tinggi, dan cukup vitamin untuk mengoptimalkan perkembangannya.

6. Harga Jual Ayam Kampung

Pemasaran telur maupun daging ayam kampung menjadi salah satu penunjang kesuksesan anda dalam beternak. Walaupun cara ternak ayam kampung relatif lebih lama dibanding ayam boiler atau horn, namun harga ayam dan telurnya cukup tinggi. Penjualan ayam kampung per kilogramnya berkisar antara Rp. 23.000 hingga 32.000.

Rey Rian Dwi
Rey Rian Dwi Penulis Keren.

Vaksin ND

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
5 min read

Vitachick

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
5 min read

Neobro

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *