Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Cara Merawat Ular

3 min read

cara merawat ular

Tips ini khusus bagi yang memang beneran niat mau memelihara ular. Cara merawat ular tentu saja jauh berbeda dengan merawat berbagai hewan kesayangan yang lain. Menurut Nonaternak, memelihara ular memiliki keunikan tersendiri. Apalagi tidak semua orang berani untuk dekat dekat dengan ular.

Ular merupakan salah satu golongan hewan yang berbahaya karena memiliki bisa pada beberapa jenis ular, seperti ular retic. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan pecinta ular untuk membudidayakan nya. Sekarang mulai banyak orang yang menernakkan ular seperti ular jenis pucuk dan lain lain, mengingat cara merawat ular gampang gampang susah dan berbahaya jika kamu tidak hati-hati. Berikut akan dipaparkan mengenai beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya ular.cara merawat ular

Cara Merawat Ular

Pada dasarnya jika kamu melakukan budidaya ular maka harus memperhatikan prosedur merawat ular baik dari segi keamanan maupun perawatan nya agar berjalan dengan lancar. Ular adalah hewan yang unik, karena menggunakan perut bagian bawahnya sebagai alat gerak nya. Hewan tersebut berkembangbiak dengan cara ovovivipar (bertelur atau melahirkan), misalnya pada ular dengan jenis jenis dipong. Jika kamu masih pertama kali melakukan ternak ular, maka perhatikan ketentuan berikut yang harus dilakukan saat melakukan cara merawat ular.

1. Pemilihan Bibit Ular

Saat kamu melakukan cara memelihara ular, maka pemilihan bibit berkualitas harus diperhatikan dengan baik agar generasi ular selanjutnya memiliki sifat unggul seperti induknya. Ciri ciri bibit ular yang baik yaitu memiliki sisik yang tidak mengelupas, ular memiliki nafsu makan dan minum yang baik, bibit ular aktif beraktivitas dan tidak agresif, serta memiliki sistem indra yang bagus.

Ada beberapa jenis ular yang disarankan untuk kamu pilih karena memiliki sifat yang jinak dari pada ular lainnya seperti ular jenis sanca bola atau ular jagung. Adapun ular yang tidak direkomendasikan untuk dibudidayakan adalah ular kobra dan sejenisnya karena memiliki bisa yang mematikan.

Namun sebelum melakukan budidaya terutama pemilihan bibit, ada baiknya jika kamu mengetahui dulu bagaimana cara menjinakkan ular agar tidak terjadi hal hal buruk. Salah satunya adalah dengan melakukan pendekatan melalui pengenalan lingkungan sekitar dan lain lain.

2. Tempat Budidaya Ular

Selain pemilihan bibit, pemilihan kandang juga merupakan faktor penting dalam cara merawat ular. Kandang yang baik yaitu kandang tidak dalam kondisi yang lembab guna mencegah pertumbuhan jamur atau parasit lainnya, kandang dapat melindungi ular dari gangguan sekitar, serta kandang dapat menunjang kehidupan si ular.

Ukuran ideal kandang ular adalah 1,5 meter x 1 meter x 0,8 meter untuk 1 ekor ular. Luas kandang dapat disesuaikan dengan banyak nya ular yang mendiami kandang tersebut. Bahan dasar kandang ular dapat dari kayu, lempengan logam, atau bambu.

Adapun cara membuat kandang dari bahan dasar kayu, sebagai berikut:

  1. Buat rancangan bentuk kandang yang akan digunakan. Bentuk yang umum digunakan pembudidaya ular adalah bentuk persegi panjang. Lalu sesuaikan rancangan tersebut dengan ukuran kandang yang akan dibuat.
  2. Siapkan alat dan bahan untuk pembuatan kandang ular.
  3. Kemudian buat rancangan dasar kandang ular dilanjutkan dengan pembuatan atap dan alas kandang.
  4. Langkah terakhir yakni penyempurnaan terhadap bagian yang kurang rapi. Jika sudah selesai, kandang siap digunakan!

3. Pakan Ular

Pada dasarnya saat kamu melakukan cara memelihara ular, pakan yang dibutuhkan tidak terlalu banyak karena ular memiliki nafsu makan sedikit. Pakan yang dapat kamu berikan yaitu tikus putih, kadal, dan lain lain, sedangkan minumnya dapat menggunakan air putih.

Jumlah pakan yang diberikan dapat dua sampai tiga ekor tikus kecil untuk ular yang masih anakan atau berukuran kecil per minggu. Untuk ular yang memiliki tubuh sedang, dapat diberikan satu ekor tikus putih yang berukuran besar dalam waktu 14 hari sekali. Saat melakukan cara merawat ular, ada beberapa ular yang berukuran besar seperti ular phyton, nah untuk porsi makannya dapat diberikan satu ekor tikus putih berukuran besar satu minggu sekali.

4. Cara Merawat Ular

Sebelum melakukan ternak ular, ada baiknya jika kamu mempersiapkan hal apa saja yang harus dibutuhkan dan dipersiapkan. Pemilihan bibit ular merupakan kunci utama dalam melakukan budidaya ular. Selain itu juga, kandang yang digunakan dipilih sebaik mungkin. Porsi makan yang diberikan untuk ular harus diperhatikan betul agar ular tidak kelaparan.

Ular adalah salah satu hewan yang memiliki sistem imun tubuh yang kuat sehingga jarang sakit. Tetapi kamu tidak boleh menganggap remeh kesehatan si ular, hal tersebut agar kondisi kesehatan ular dapat berjalan dengan baik. Usahakan kebersihan kandang selalu dijaga agar tidak mengundang parasit atau sejenisnya yang dapat membahayakan kesehatan ular.

5. Penyebab Kegagalan Cara Merawat Ular

Ada beberapa faktor yang menyebabkan proses budidaya ular tidak bisa berjalan dengan maksimal. Faktor penghambat ternak ular tersebut yakni kurangnya pengetahuan pemilik ular mengenai bagaimana cara menjinakkan ular sehingga ular bersifat agresif, ganas, dan tak jarang pula menyerang sang pemilik.

Kemudian kondisi suhu kandang yang salah juga dapat meyebabkan ular tidak betah berada di kandang sehingga berusaha untuk keluar kandang. Ukuran kandang yang kecil atau sempit dapat membuat ular mati dan stress sehingga gunakan kandang dengan ukuran yang besar.

6. Harga Bibit dan Harga Jual Ular

Kelompok hargaHarga ular (Rp)Sumber
Ular jenis retic anakan dengan berat 500 gram125.000https://www.tokopedia.com/petsmen/
Ulat jenis ball phyton dengan berat 1 kg4.490.000https://www.tokopedia.com/nothypeid/
Ular dipong dengan berat 1,5 kg600.000https://www.tokopedia.com/tikusputihdepok/

Harga tersebut dipengaruhi oleh jenis ular, usia ular, ukuran ular, dan penjual ular.

Itu tadi artikel mengenai cara merawat ular, terima kasih!

Alvin Dwi Reza
Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *