Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Cara Merawat Axolotl

2 min read

cara merawat axolotl

Sekarang mulai banyak pembudidaya yang merawat axolotl. Apa sih itu axolotl? Axolotl adalah salah satu salamander air yang dapat dibudidayakan karena memiliki sifat yang jinak. Hewan tersebut berasal dari Negara Meksiko yang sekarang sudah menyebar ke beberapa Negara termasuk Indonesia. Axolotl dapat hidup dengan rentang waktu yang agak lama, yakni sekitar 10 sampai 15 tahun jika perawawatan nya maksimal. Cara merawat axolotl tidak perlu ribet.

Nonaternak akan membahas tentang cara memelihara Axolotl terutama untuk pemula. Cara merawat Axolotl pada dasarnya seperti memelihara hewan air lain. Berikut ini adalah hal yang harus diperhatikan saat membudidayakan axolotl.cara merawat axolotl

Cara Merawat Axolotl

Salamander air atau kerap disebut sebagai axolotl adalah salah satu hewan yang memiliki kepekaan dalam hidup. Hal tersebut karena axolotl sangat peka terhadap kondisi lingkungan sekitar. Dalam cara merawat axolotl sebaiknya kamu mempersiapkan semua sarana dan prasarana yang di butuhkan agar proses budidaya dapat berlangsung dengan sukses. Axolotl termasuk dalam golongan amfibi karena dapat hidup di dua alam (darat dan air).

1. Pemilihan Bibit Axolotl

Bibit adalah salah satu kunci sukses dalam melakukan budidaya hewan. Kriteria bibit axolotl yang direkomendasikan dalam cara memelihara axolotl sebagai berikut: bibit memiliki usia yang produktif, bibit memiliki organ tubuh yang lengkap dan tidak cacat. Sisik yang dimiliki axolotl tidak mengelupas. Nafsu makan yang normal dimiliki oleh bibit axolotl yang bagus. Usahakan bibit yang diperoleh berasal dari induk yang unggul dan sehat.

Gunakan bibit axolotl yang sudah besar dan memiliki penglihatan yang baik. Dalam cara memelihara axolotl, bibit yang ada sebaiknya dirawat semaksimal mungkin agar dapat tumbuh dengan baik dan tanpa kendala masalah.

2. Tempat Budidaya Axolotl

Selain dari segi pemilihan bibit, tempat budidaya juga tidak kalah penting dalam cara budidaya axolotl. Tempat budidaya yang dapat digunakan bisa berupa aquarium atau tangki. Pilihlah tempat budidaya yang memiliki ukuran agak besar agar axolotl dapat bergerak dengan bebas. Hal tersebut, juga bertujuan untuk mencegah axolotl mengalami stress.

Bentuk aquarium yang umum digunakan adalah bentuk segi empat (persegi atau persegi panjang) dengan ukuran yang beraneka ragam. Sedangkan untuk tempat budidaya berupa tangki, dapat diisi dengan satu ekor axolotl.

Berikut adalah cara budidaya axolotl dari segi pembuatan aquarium dari bahan dasar mika:

  • Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Bahannya dapat terdiri dari mika dengan bentuk yang diinginkan, tumbuhan air, pasir halus, filter, dan aerator. Sedangkan alatnya adalah sendok pasir.
  • Isi mika tadi dengan air, kemudian tambahkan pasir dan tumbuhan air pada bagian dasar.
  • Jika sudah, selanjutnya adalah pasang aerator beserta filter kedalam aquarium mika tersebut.
  • Aquarium mika sudah jadi! Kamu dapat menempatkan axolotl dalam aquarium tersebut. Ingat untuk selalu menutup aquarium agar axolotl tidak keluar aquarium.

3. Pakan Hewan Axolotl

Axolotl adalah hewan yang memiliki nafsu makan yang normal. Makanan axolotl yang biasa diberikan adalah cacing tanah, udang beku, suwiran ayam, atau pun cacing bloodworn. Usahakan untuk tidak memberinya makanan yang hidup agar lebih efektif.

Dosis makanan axolotl dapat diberikan 30 menit dalam sehari. Takaran makanan yang diberikan dapat sebesar 50 gram cacing tanah atau sejenisnya untuk kurang lebih satu ekor axolotl.

4. Cara Merawat Axolotl

Perlu diketahui, dalam cara merawat axolotl ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Hal tersebut yaitu mulai dari tahap penyeleksian bibit yang akan digunakan, pembuatan tempat budidaya yang nyaman, hingga dosis pakan yang diberikan.

Jangan tempatkan tempat budidaya di suhu yang tinggi karena dapat mengganggu sistem kinerja tubuh si axolotl. Selain itu pula, hewan ini juga tidak menyukai cahaya sehingga usahakan abuat lingkungan sekitarnya sedikit gelap.

Jika ada axolotl yang sakit maka segera beri penanganan dengan cara memberinya obat atau vitamin agar kondisi kesehatannya kembali pulih lagi. Jaga kebersihan aquarium dan lingkungan sekitar dengan cara mengganti atau menguras air aquarium secara teratur (minimal seminggu satu kali).

Usahakan jangan tempatkan axolotl dalam satu tempat. Hal tersebut karena biasanya axolotl yang lebih tua akan memakan axolotl yang lebih mudah. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut sebaiknya satu aquarium untuk satu axolotl.

5. Penyebab Kegagalan Cara Merawat Axolotl

Hal yang paling dihindari dalam budidaya adalah terjadinya kegagalan. Namun kegagalan tersebut dapat diantisipasi dan diatasi jika mengetahui caranya. berikut akan dipaparkan penyebab kegagalan cara merawat axolotl disertai dengan pemecah masalahnya.

  1. Jika kondisi air pada aquarium sering keruh padahal sudah dikuras maka kemungkinan besar yang bermasalah adalah bagian filtrasi dan aerator nya. Maka segeralah untuk memperbaikinya.
  2. Adanya kutu air yang dapat mengganggu kesehatan axolotl. Maka hal tersebut dapat diatasi dengan menguras air dalam aquarium yang mengandung kutu air tersebut.
  3. Kurangnya pasokan makanan yang bergizi dan bernutrisi untuk axolotl. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara lebih memperhatikan kandungan makan yang akan diberikan kepada axolotl, usahakan memberikan makanan yang mengandung gizi cukup untuk axolotl.

6. Harga Bibit dan Harga Jual hewan axolotl

Kelompok hargaHarga Hewan Axolotl (Rp)Sumber
Bibit axolotl berukuran 3 inci150.000
Indukan axolotl jenis melanoid350.000https://www.tokopedia.com/lepokonline/
Indukan axolotl jenis leustic dengan berat 1 kg355.000https://www.tokopedia.com/bukukomikbekas/

Harga tersebut dipengaruhi oleh jenis axolotl, umur axolotl, dan penjual axolotl.

Demikian artikel mengenai cara merawat axolotl. Semoga bermanfaat!

Alvin Dwi Reza
Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Ikan Oscar

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
2 min read

Ikan Guppy

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *