Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Cara Mengawinkan Ikan Cupang

3 min read

cara mengawinkan ikan cupang

Ikan cupang ialah ikan yang hidup pada air tawar dengan habitat asli asalnya berasal dari beberapa Negara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura dan Vietnam. Ikan cupang ini memiliki nama ilmiah Betta dan termasuk dalam family Osphronemidae. Jika kamu akan membudidayakan ikan ini maka kamu wajib tau bagaimana cara mengawinkan ikan cupang yang baik benar.

Kali ini Nonaternak akan membantu mengulas mengenai hal tersebut. Cara mengawinkan ikan cupang ini ada beberapa langkah yang wajib kamu perhatikan. Mulai dari proses pemilihan tempat kawin yang tepat, proses pemijahan, melepas pemisah dan lain sebagainya.

cara mengawinkan ikan cupang betta

Cara Mengawinkan Ikan Cupang

Cara mengawinkan induk ikan cupang agar cepat bertelur memang butuh ketelatenan yang rutin. Kamu tidak boleh asal membudidayakannya saja namun tidak paham betul bagaimana proses mengawinkan cupang yang tepat. Cupang hias itu sendiri beberapa jenis yakni Halfmoon, Crowntail, Plakat Halfmoon dan Giant. Untuk jenis Giant sendiri memiliki ukuran bisa mencapai 12 cm. Cara mengawinkan ikan cupang kamu praktikkan di rumah. Pilih ikan cupang yang akan dikawinkan dengan cermat agar mendapatkan hasil berkualitas.

1. Bisakah Mengawinkan Ikan Cupang Beda Jenis?

Dengan tujuan grading up, menciptakan jenis cupang baru atau untuk memeroleh warna yang unik dan langka, sering kali ada yang mencoba mengawinkan ikan cupang beda jenis. Apakah bisa mengawinkan ikan cupang beda jenis?

Sejauh yang Nonaternak tahu, bisa untuk kawin silang ikan laga. Hanya saja perlu diperhatikan dalam menjodohkan ikan laga, jangan sampai malah saling bermusuhan dan mati salah satunya.

Ketika mengawinkan ikan cupang, hal pertama yang harus kamu lakukan yakni menyeleksi ikan cupang yang akan kamu kawinkan. Kamu perlu menyiapkan ikan cupang yang berusia paling tidak 6 bulan ke atas, akan tetapi tidak lebih dari 14 bulan ya.

Selain itu, keduanya harus memiliki ukuran yang hampir sama, warna yang cerah, tidak ada luka, atau sisik yang hilang. Keduanya harus sama-sama memiliki insang yang baik dan tidak ada pembengkakan insang. Kamu juga perlu memeriksa kondisi genetik dari ikan cupang agar nantinya ikan kebal dan tidak mudah sakit. Intinya  kamu harus cerdik menentukan dan mempertimbangkan kondisi ikan cupang kamu pilih.

2. Kenali Tanda-Tanda Ikan Cupang Siap Kawin

Kamu harus tahu cara kawinkan ikan laga aduan beda jenis yang siap kawin, sebelumnya kamu harus tahu tanda-tanda siap kawin seperti munculnya gelembung udara pada ikan cupang jantan, pada betinanya terdapat bintik putih pada perut gendutnya.

Jika terdapat bintik putih dan perut yang agak besar maka itu tanda bahwa adanya telur dalam perut ikan cupang betina, berarti siap untuk dibuahi.

3. Siapkan Wadah dan Air Bersih

Gunakan wadah atau tempat kawin yang lebih luas agar si ikan bisa leluasa bergerak bebas. Akan tetapi juga jangan terlalu luas karena hal ini akan berdampak pada ikan cupang yang gagal kawin karena tidak bisa saling melihat. Kamu juga jangan sekali-kali mengganti airnya ketika ikan bertelur. Agar telur yang terlalu kecil-kecil ini tidak terbuang begitu saja.

Cara mengawinkan ikan cupang yang baik, juga perlu perhatian khusus masalah kebersihan air. Siapkan wadah yang di isi air lalu endapkan dengan kedalaman  10 hingga 15 cm. Tujuannya agar suhu air pada bagian dasar tidak terlalu dingin. Suhu yang diperlukan yakni 21 hingga 31 derajat Celcius, namun untuk pemijahan idealnya yakni 25 derajat Celcius. Pengaturan suhu ini bisa memudahkan ikan cupang jantan merawat telur-telurnya serta burayak yang jatuh dari busa.

4. Proses Pengenalan Ikan Cupang

Cara utama yang dilakukan untuk mengawinkan ikan cupang ialah dengan perkenalan ikan satu sama lain. Caranya letakkan ikan pada sisi berlawanan wadah agar mereka bisa terbiasa satu sama lain terlebih dahulu. Namun jika mereka tidak menunjukkan agresivitas serta tidak saling menyerang bahkan kita sampai memisah, itu tandanya berarti mereka tertarik satu sama lain. Setelah itu amati perilaku ikan cupang

Jika ikan cupang ternyata tertarik dengan lawan jenisnya maka cupang jantan akan berenang memamerkan siripnya pada cupang betina. Sedangkan cupang betina jika tertarik maka akan menunjukkan garis vertikal yang ada pada tubuhnya serta menundukkan kepala. Jika dirasa sedikit agresivitas tidak apa-apa ya, namun jika mereka mencoba menyerang satu sama lain segera pisahkan. Coba lagi lain waktu, atau kamu bisa coba ganti dengan pasangan lain.

5. Cara Pemijahan Ikan Cupang Laga

Cara mengawinkan ikan jenis ini yakni selanjutnya ialah dengan cara melepas pemisah. Ketika ikan cupang ini bersama, kamu harus tetap mengawasinya ya. Ikan cupang jantan akan mengganggu cupang yang betina dengan cara menggigit sirip ikan betina serta mengejar-ngejar cupang betina. Jika tidak sampai mengancam nyawa ikan cupang betina maka hal ini tidak masalah.

Ikan betina dan jantan akan saling berpelukan ketika keduanya di bawah sarang gelembung. tujuannya untuk membantu menekan telur cupang betina yang keluar dari ovipositor. Cupang jantan akan mengambil telur-telur yang jatuh, lalu menaruhnya satu pada  sarangnya. Proses berpelukan ini akan terjadi berulang-ulang sampai cupang betina berhenti mengeluarkan telur.

Jika cupang betina berhenti mengeluarkan telur, maka cupang betina akan membantu cupang jantan membawa telur ke sarang. Tugas kamu mengawasi cupang betina karena bisa saja ia akan  memakan telurnya sendiri, jika terjadi demikian maka segera pindahkan ke sisi yang satu lagi.

6. Keluarkan Indukan

Jika dirasa sudah sekitar tiga hari maka kamu bisa melihat anak ikan berenang keluar dari sarang gelembungnya. Nah tugas kamu silakan keluarkan ikan cupang jantan dan betina dari wadah kemudian tempatkan keduanya secara terpisah ya. Proses ini butuh kesabaran dan ke hati-hatian jangan sampai ikan stres ketika proses pemindahan ke wadah baru.

Alvin Dwi Reza
Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Umpan Ikan Mas

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
3 min read

Umpan Ikan Bawal

Alvin Dwi Reza Alvin Dwi Reza
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *