Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Cara Budidaya Ulat Jerman

3 min read

cara budidaya ulat jerman

Di era sekarang ini, banyak orang melakukan budidaya hewan tak terkecuali dengan ternak hewan ulat. Siapa sih yang tidak kenal ulat, ya hewan melata ini mungkin bagi sebagian orang ada yang merasa jijik dengannya. Tetapi ulat jenis jerman ini berbeda lho karena hewan satu ini dapat dibudidayakan guna diambil manfaat, tak jarang pula dijadikan ladang bisnis. Cara budidaya ulat jerman ternyata tak sesulit yang dibayangkan lho.

Kali ini Nonaternak akan membahas tentang cara budidaya ulat Jerman. By the way, kamu sudah tahu apa perbedaan ulat jerman dan ulat hongkong kan? Secara fisik, perbedaan ulat hongkong dan ulat jerman sangat mudah dikenali, yaitu ulat jerman lebih besar dan warna lebih gelap, sedangkan ulat hongkong relatif polos cerah dan ukuran kecil.cara memelihara ulat jerman untuk pemula

Cara Budidaya Ulat Jerman

Ulat jerman adalah salah satu hewan dari golongan vermes, hewan tersebut berasal dari indukan kumbang jerman. Banyak orang melakukan budidaya ulat jerman karena digunakan untuk pakan burung. Cara budidaya ulat jerman dapat dilakukan oleh siapa saja asalkan ada rasa kemauan. Ciri fisik hewan tersebut yang paling dominan adalah memiliki bentuk yang relatif kecil, dan memiliki bulu yang sangat pendek. Berikut ini adalah faktor penting yang harus diperhatikan dalam melakukan budidaya.

1. Pemilihan Bibit Ulat Jerman

Bibit ulat jerman yang digunakan untuk budidaya sebaiknya sudah lulus seleksi. Ulat jerman berasal dari indukan kumbang jerman yang dapat menghasilkan telur untuk dijadikan bibit berikutnya. Adapun syarat minimal bibit unggul yang harus dipenuhi yaitu:

  • Bibit memiliki kondisi yang sehat.
  • Memiliki nafsu makan dan minum yang tinggi.
  • Mempunyai bagian tubuh yang lengkap atau tidak cacat.
  • Dapat berkembangbiak dengan baik.

Bibit ulat jerman sebaiknya ditempatkan ditempat yang lembab dan gelap agar dapat tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Ulat jerman ini memiliki produksi telur yang agak banyak sehingga dapat dihasilkan bibit dengan jumlah melimpah.

2. Tempat Budidaya Ulat Jerman

Ulat jerman memiliki tempat tersendiri untuk dibudidayakan yang kerap disebut rak kotak. Rak kotak tersebut disusun dengan jumlah tertentu dengan susunan vertikal atau ke atas. Setiap rak kotak dapat diisi 100 sampai 200 ulat tergantung dari ukuran kotak tersebut.

Ternak ulat jerman pemula dapat dilakukan dengan pembuatan tempat budidaya nya. Namun sebelum membuat tempat budidaya harus diperhatikan dulu dimana tempat yang cocok untuk dijadikan tempat tempat budidaya. Adapun cara budidaya ulat jerman dalam pembuatan tempat budidaya yakni:

  1. Buat desain tempat budidaya untuk ulat jerman. Usahakan bentuknya kotak seperti bangun persegi panjang agar dapat menampung banyak ulat dan pilih tempat tempat budidaya yang tepat, usahakan tidak lembab.
  2. Siapkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat tempat budidaya ulat jerman. Adapun bahan dan alat yang dapat digunakan yaitu kayu, palu, gergaji, kawat.
  3. Jika sudah, selanjutnya buat kerangka tempat budidaya ukuran besar dengan menggunakan kayu, dan palu. Untuk ukuran tempat budidaya ulat jerman dapat disesuaikan dengan jumlah ulat yang dibudidayakan.
  4. Selanjutnya buat kotak dengan ukuran kecil guna dimasukkan ke kotak yang berukuran besar tadi.
  5. Langkah terakhir yakni susun kotak kecil ke dalam kotak yang besar. Tempat budidaya sudah jadi deh! Jika kamu ingin tempat budidaya terlihat bagus, maka dapat ditambahkan cat vernis pada bagian kayunya.

3. Pakan Ulat Jerman

Pemberian pakan merupakan salah satu bagian dari cara memelihara ulat jerman karena dalam pakan tersebut terkandung nutrisi dan gizi yang sangat dibutuhkan ulat untuk melangsungkan kehidupannya. Dosis dalam memberikan pakan dapat dilakukan minimal tiga kali sehari (pagi, siang dan malam) dengan ukuran 110 sampai 220 gram per hari (tergantung dari banyaknya ulat yang dibudidayakan).

Adapun contoh pakan yang sering digunakan pembudidaya ulat jerman yaitu polar atau dedak gandum, gandum, sayuran (wortel, sawi, dan lain lain). Sedangkan untuk minumnya sebaiknya jangan menggunakan air, tetapi menggunakan buah yang mengandung banyak air seperti pepaya, pisang, semangka, melon, dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kondisi basah pada tempat budidaya.

4. Cara Budidaya Ulat Jerman

Ternyata cara memelihara ulat jerman tidak sesulit yang dibayangkan. Faktor yang harus diperhatikan dalam ternak ulat jerman yakni pemilihan bibit yang sudah lulus seleksi, tempat budidayanya pun juga harus diperhatikan agar si ulat nyaman.

Dalam cara ternak ternak ulat jerman pemula yang harus diperhatikan selain hal di atas adalah mengenai pemberian pakan yang bergizi untuk si ulat agar dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal.

5. Penyebab Kegagalan Cara Budidaya Ulat Jerman

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan budidaya ulat jerman tidak berhasil. Faktor yang memengaruhi hal tersebut adalah penempatan kandang dan ulat yang salah (jangan ditaruh di tempat yang lembab karena hal tersebut dapat menyiksa ulat seta temperatur suhu ruangan harus diperhatikan), adanya hama penyakit yang menyerang ulat, kondisi kandang kotor.

Saat melakukan cara budidaya ulat jerman harus mengetahui ciri ciri ulat yang terkena penyakit agar dapat segera diberi penanganan khusus. Adapun ciri ciri tersebut  yakni badannya berwarna hitam, nafsu makan menurun drastis, tidak bisa berjalan dan makan, dan tak jarang pula pada bagian tubuhnya muncul belatung.

Untuk pencegahan nya dapat dilakukan dengan penempatan ulat pada tempat yang tidak lembab dan suhu sekitar yang normal bagi si ulat mengingat hewan tersebut sangat peka terhadap temperatur suhu.

 

6. Harga Bibit dan Harga Jual Ulat Jerman

Kelompok hargaHarga ulat jerman (Rp)Sumber
Indukan ulat jerman (kepik)1.500 per ekorRahayu Colection
Ulat jerman dengan bobot 100 gram12.000Rahayu Colection
Ulat jerman dengan berat 500 gram25.000
Ulat jerman dengan dengan massa 1 kg45.000
Ulat jerman dengan berat 50 gram25.500Sempati Bird Shop

Harga tersebut dapat berubah ubah seiring berjalannya waktu. Hal tersebut dapat disebabkan oleh keadaan pasar terkini, jumlah ulat di pasaran, jenis ulat, dan perbedaan penjual juga mempengaruhi harga.

Demikian artikel mengenai cara budidaya ulat jerman, semoga dapat membantu!

Alvin Dwi Reza
Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *