Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Cara Budidaya Artemia

2 min read

cara budidaya artemia

Di era sekarang ini budidaya artemia sangat banyak digandrungi oleh pengusaha, mengingat artemia sangat laris di pasaran. Cara budidaya artemia pun juga dapat dengan mudah kamu lakukan pada lahan yang tidak begitu besar. Udang renik ini tidak sedikit yang memanfaatkannya sebagai pakan ikan serta binatang peliharaan yang lainnya.

Cara membesarkan artemia pun juga gampang kok. Intinya kamu harus rutin merawat serta memberikan pakan yang bagus. Kali ini Nonaternak akan membahas cara mengembangbiakkan Artemia. Inilah cara budidaya artemia yang benar!

cara budidaya artemia pakan ikan

Cara Budidaya Artemia

Artemia merupakan bahan pakan hewan lain yang kaya akan protein yang baik. Bisnis ini cukup menggoda karena cara yang dilakukan sangatlah gampang. Budidaya artemia diawali dengan proses pembibitan telur. Telur yang sudah diawetkan dan ditaruh kaleng dapat kamu gunakan sebagai bibit. Cara ternak artemia tanpa bibit juga bisa kamu coba, tentunya dengan cara-cara yang direkomendasikan ya agar proses budidaya kamu bisa membuahkan hasil yang maksimal. Berikut ini cara budidaya artemia.

1. Pemilihan Bibit Artemia

Cara menetaskan artemia supreme plus bisa kamu lakukan dengan beberapa hal ketentuan dan syarat yang direkomendasikan. Budidaya artemia diawali dengan adanya proses pembibitan. Telur artemia yang diawetkan dalam kaleng bisa kamu manfaatkan sebagai bibit. telur ini kamu tetaskan sampai muncul bibit-bibit udang artemia yang dapat kamu besarkan.

Cara menetaskan telur ini ialah dengan menggunakan wadah khusus yang berasal dari plastik. Wadah usahakan berbentuk kerucut dengan kapasitas antara 3 – 75 liter. Hal itu tergantung banyaknya artemia yang ingin kamu tetaskan, mengingat artemia berkembang di pesisir pantai di alam. Nah untuk penetasan nya juga lebih baik dengan air laut dengan kadar garam sekitar 30 per millimeter.

Akan tetapi akan jauh lebih baik jika kadar garam kamu turunkan menjadi 5 per mililiter. Kamu dapat mengencerkan air laut tersebut dengan metode mencampur dengan air tawar. Sebelum kamu memasukkan nya ke wadah penetasan, silahkan rendam dalam air tawar selama 1 jam kemudian tiriskan.

Cara pemilihan bibit artemia yakni:

  • Silahkan kamu pilih bibit hewan langsung dari breeder atau pemilik yang terpercaya. Tentunya yang sudah ahli di bidangnya.
  • Ukuran bibit ini sangat kecil sehingga untuk memilihnya silahkan pilih yang bersih dan sehat.

2. Tempat Budidaya Artemia

Untuk wadah atau tempat budidaya bibit artemia sangatlah mudah dan gampang kamu bisa memanfaatkan botol aqua sebagai wadahnya. Ukuran artemia ini sangatlah kecil yakni ukuran dewasa sekitar 10 – 12 mm, sedangkan larvanya yang baru saja menetas berukuran 0,35 – 0,45 mm. Sehingga kamu bisa menyesuaikan ukuran tubuh artemia ini dengan wadah atau tempat budidaya nya.

Berikut ini beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membuat tempat budidaya artemia :

  • Pompa udara
  • Selang Oxygen
  • Botol plastik dengan kapasitas 1 liter
  • Pompa udara
  • Sendok
  • Garam laut
  • Kista/telur
  • Wadah panen

3. Pakan Atemia

Artemia ialah sejenis udang kecil yang kadang hidup di air laut yang dikembangkan dengan 2 cara yakni secara biseksual dan patogenik. Sejatinya pakan artemia ialah sebagai berikut:

  • Sisa renik yang berasal dari jasad hidup yang hancur
  • Ganggang hijau yang memiliki ukuran renik
  • Bakteri
  • Cendawan

4. Cara Ternak Artemia

Berikut cara ternak artemia hingga siap panen :

  • Potong bagian bawah botol plastik, kamu dapat menggunakan tali untuk gantungan nya ya. Untuk penempatan selang udara oxygen maka silahkan lubangi botol.
  • Siapkan garam laut 1 Sendok sebagai sumber makanan artemia dan seolah-olah seperti air laut.
  • Silahkan masukkan garam 1 sendok makan dan 1 sendok kista/telur
  • Masukkan air mineral bersih hingga penuh pada botol
  • Gunakan pompa udara untuk suplai oxygen pada botol
  • Tunggu hingga proses bekerja selama 24 jam
  • Setelah 24 jam matikan mesin pompa udara dan biarkan air dalam botol diam hingga 20 menit
  • Saring artemia dengan kain halu lalu bilas artemia dengan air mineral bersih pada saat masih berada di saringan yakni sebanyak 2 kali
  • Kemudian artemia sudah siap panen untuk pakan larva lele, bawal, bahkan larva ikan hias sebagai pengganti cacing sutra

5. Penyebab Kegagalan Cara Budidaya Artemia

Berikut penyebab kegagalan budidaya artemia yang perlu kamu ketahui :

  • Buruknya kualitas air yang dapat menyebabkan disintegrasi yang kadang pemberian pakan cenderung berlebihan dengan maksud pertumbuhan lebih sempurna
  • Tingginya mortalitas yang mengakibatkan malnutrisi atau penyerapan komponen nutrisi yang tidak komplit
  • Proses atau langkah-langkah penetasan yang salah
  • Tingkat suhu ruangan yang kurang bagus

6. Harga Bibit dan Harga Jual Artemia

Harga ini mungkin saja akan mengalami perbedaan karena disesuaikan dengan wilayah ya. Akan tetapi harga yang disajikan ini paling tidak bisa memberikan kamu referensi mengenai harga pasar yang ada.

 

KategoriHargaSumber
Artemia Golden Supreme Plus repack 10gr / 10 gr gramRp. 29.900https://www.tokopedia.com/bettamastery/artemia-golden-supreme-plus-repack-10gr-10-gr-gram-asli-hemat?src=topads
Artemia Supreme Plus Repack 10 GramRp. 19.800https://www.tokopedia.com/limbetta/artemia-supreme-plus-repack-10-gram?whid=0
supreme plus garden artemia west 50 Gram

 

Rp. 165.000https://www.tokopedia.com/herbaltop123/supreme-plus-garden-artemia-west-50gram?src=topads

Demikian ulasan mengenai cara budidaya artemia yang bisa kamu simak dan coba praktekkan sendiri untuk usaha kamu. Semoga bermanfaat!

Alvin Dwi Reza
Alvin Dwi Reza Menjadi terbaik dari yang terbaik dengan mengedepankan 5B (Beribadah, Berdoa, Berjuang, Belajar, Berikhtiar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *